Palopo– Universitas Mega Buana (UMB) Palopo kembali menorehkan sejarah baru dengan melantik sejumlah pejabat struktural untuk periode kepemimpinan 2025–2030. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor terpilih, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA, pada Jumat, 19 September 2025, di Auditorium Kampus II lantai 6.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pembina Yayasan UMB Palopo, H. Rahim Munir, SP., MM, Dewan Pengawas Yayasan Hj. Rosmawati Uly, para pengelola kampus, keluarga pejabat yang dilantik, serta sivitas akademika. Suasana pelantikan berlangsung khidmat namun penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun universitas ke depan.
Rektor: “Jabatan adalah Amanah dan Ladang Bersedekah”
Dalam sambutannya, Prof. Nilawati Uly—yang akrab disapa Prof. Nila—menyampaikan apresiasi terhadap kinerja tim sebelumnya yang berhasil membawa UMB Palopo pada capaian-capaian signifikan. Menurutnya, peningkatan yang diraih kampus selama periode lalu merupakan hasil dari kerja kolektif antara wakil rektor, dekan, ketua program studi, serta seluruh pengelola yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi besar seluruh tim. Pencapaian periode sebelumnya sungguh membanggakan dan tentu itu tidak lepas dari kerja keras kita bersama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof. Nila mengingatkan bahwa jabatan bukanlah sekadar kedudukan, melainkan tanggung jawab yang menyangkut kehidupan masyarakat luas. Ia mengibaratkan dunia pendidikan tinggi sebagai ladang untuk bersedekah melalui ilmu pengetahuan.
“Kalau orang ingin bersedekah, maka kampuslah tempat yang tepat. Dengan ilmu yang kita berikan, insyaAllah akan membawa manfaat bagi banyak orang,” ujarnya penuh makna.
Baca Juga: Peringatan Maulid Nabi di SMPN 3 Palopo, Ustadz Darwis Ajak Pelajar Teladani Rasulullah
Pesan untuk Pejabat Baru: Integritas, Komitmen, dan Kejujuran
Rektor juga menitipkan pesan khusus bagi pejabat struktural yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, konsistensi, dan komitmen dalam menjalankan tugas. Nilai kejujuran, menurutnya, harus menjadi fondasi dalam setiap langkah agar layanan pendidikan tetap bersih dari praktik yang merugikan masyarakat.
“Nilai kejujuran inilah yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai ada pelanggaran etik, apalagi pungutan liar yang merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Struktur Baru untuk Periode 2025–2030
Dalam pelantikan ini, sejumlah posisi penting diresmikan, meliputi:
-
Wakil Rektor I (Bidang Akademik)
-
Wakil Rektor II (Bidang SDM dan Keuangan)
-
Wakil Rektor III (Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Alumni)
-
Dekan dari berbagai fakultas
-
Ketua Program Studi
-
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)
-
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
Struktur ini diharapkan mampu memperkuat roda organisasi agar terus berjalan optimal, khususnya dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu bagi mahasiswa dan masyarakat.


















