Palopo– Di tengah derasnya arus modernisasi dan maraknya perilaku negatif di masyarakat, muncul sosok polisi yang menginspirasi lewat kepeduliannya pada dunia pendidikan. Dialah Aiptu Jacky Jenifer Galelar, Bhabinkamtibmas Kelurahan Luminda, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.
Yang membuat kisahnya unik, gagasan mulia ini berawal dari sebuah tempat yang dulunya dikenal sebagai warung minuman keras. Dari lokasi yang identik dengan kegiatan negatif itu, kini berdiri Rumah Belajar Victory — ruang sederhana yang menjadi cahaya harapan bagi anak-anak di lingkungan tersebut.
Awal Mula Gagasan
Kisah inspiratif ini bermula pada masa pandemi Covid-19, tepatnya sekitar April 2022. Saat sekolah-sekolah masih ditutup karena pembatasan sosial, Aiptu Jacky melihat banyak anak-anak di wilayah binaannya yang hanya menghabiskan waktu dengan bermain tanpa arah.
“Jadi berinisiatif supaya anak-anak ini juga memperoleh pendidikan. Jadi saya buatlah rumah belajar itu, awalnya saya didukung adik dan teman-teman mahasiswa yang sukarela bantu mengajar,” ungkap Jacky dalam perbincangan dengan detikcom.
Dari situlah tercetus ide sederhana: menghadirkan ruang belajar gratis yang bisa diakses siapa saja.
Dari Warung Miras ke Ruang Ilmu
Baca Juga: Palopo Terima Bantuan Mobil Sedot Tinja dari Kementerian PU
Tempat yang dipilih Jacky bukanlah gedung megah atau ruangan ber-AC. Justru ia memanfaatkan bangunan bekas warung minuman keras. Dengan semangat gotong royong, tempat itu dibersihkan, ditata, dan diubah fungsinya menjadi rumah belajar.
Transformasi ini bukan sekadar fisik, tetapi juga simbolis: dari tempat yang dulunya menjadi sumber masalah sosial, kini berubah menjadi pusat lahirnya generasi cerdas dan berkarakter. Rumah Belajar Victory tidak berdiri sendiri. Jacky bersama sang istri ikut turun langsung mengajar. Mereka juga menggandeng mahasiswa relawan yang bersedia meluangkan waktu tanpa bayaran.
Materi yang diajarkan pun beragam, mulai dari membaca, menulis, berhitung, hingga pendidikan karakter. Semua dilakukan dengan pendekatan menyenangkan agar anak-anak merasa betah.
Saat ini, tercatat sekitar 30 siswa aktif yang rutin belajar di rumah tersebut.
Pengakuan dan Inspirasi
Atas dedikasi ini, Aiptu Jacky diusulkan masuk dalam program Hoegeng Corner 2025, sebuah ajang penghargaan bagi anggota Polri yang menjalankan tugas dengan integritas dan kepedulian sosial tinggi.
“Syukur alhamdulillah, sekarang kegiatan negatif masyarakat sudah menurun. Rumah belajar ini salah satu penyebabnya,” tutur Jacky penuh haru.


















